Minggu, 06 April 2008

Anak Menjadi Tukang Parkir

Munculnya Parkir liar diberbagai lokasi menimbulkan kerugian bagi para pengendara mobil atau motor. Saya sendiri pernah dirugikan ketika saat sedang parkir di suatu tempat, dimana uang parkir yang diminta tidak sesuai dengan yang semestinya. Selain itu juga tidak menggunakan pakaian yang menandakan petugas parkir. Apalagi sekarang ini banyak anak - anak kecil yang mencoba menjadi tukang parkir liar dengan cara menutupi jok sepeda motor dengan karton / kardus yang kemudian meminta uang parkir. Untuk hal ini saya tidak setuju, walau dengan alasan apapun termasuk alasan pemenuhan ekonomi.
Sudah selayaknya urusan ekonomi rumah tangga merupakan tanggung jawab dari orang tua, jangan sampai menggunakan anak sebagai salah satu cara mencari uang. Dengan menjadi parkir di pinggir jalan, kemungkinan besar bahaya kecelakaan akan dapat mengancam si anak sewaktu waktu. Yang seharusnya dilakukan anak adalah belajar dan menggunakan masa kecilnya sebagaimana mestinya, bukannya mencari uang. Saya mengamati dibeberapa jalan di Banjarmasin, antara lain Veteran, Ayani, Kamboja, dan lain-lain....hampir disetiap sudut jalan ada jasa parkir liar anak - anak. Mengapa hal itu dapat terjadi mungkin sudah saatnya orang tua dapat lebih bijaksana lagi didalam mengurus rumah tangganya.
Yang membuat saya heran adalah belum adanya tindak lanjut dari Pemerintah untuk menangani hal diatas, padahal mereka merupakan tulang punggung negara ini dikemudian hari. Apakah generasi muda yang berprestasi dapat dihasilkan bila mereka hanya ada dijalanan sepanjang hari tanpa ada belajar ? Bagaimana pemecahan masalah diatas ? menurut saya seh untuk dapat menangani masalah tersebut adalah dengan tidak memberi uang kepada mereka sehingga orang tua yang biasanya memanfaatkan anaknya dapat lebih bekerja keras lagi. Apakah ada kalian ada saran dan pendapat yang lain !.......


5 komentar:

yunk mengatakan...

saya sangat setuju itu...

Anonim mengatakan...

Bener banget! Tidak semestinya anak kecil dipekerjakan menjadi 'tukang parkir', entah itu karena disuruh oleh orang tuanya ataupun keinginan sendiri, tapi rasanya nggak mungkin anaka kecil punya inisiatif jadi tukang parkir liar kayak gitu, pasti disuruh sama ortunya yang gak bertanggung jawab tuh! Saya juga pernah mengalami kejadian yang sama (terutama di jalan kuripan!), baru aja turun dr motor eh langsung di tutupin sama karton, gak tau dah tuh anak datang dari mana.
Ayo pemko Banjarmasin, tertibkan parkir liar terutama anak-anak kecil!!!!

p.s. = HIDUP CENKO!!!!

whitecookies_win'Z mengatakan...

tul-tul-tul!!!
Bagaimana generasi bangsa kl anak2 aj udh di suruh jd tukang parkir... kasian guru yg udh ngajar n ngedidik mereka... eh, ato jangan2 guru mereka yg ngajarin...^,*

Anonim mengatakan...

pak, klo bapak berkata jangan diberi uang kepada anak2 tersebut... kemungkinan besar ga akan berhasil, mungkin saja orang tua anak tersebut yg memerintah anak tersebut untuk menjadi "tukang parkir"
bukan cm menjadi "tukang parkir" tetapi juga menjadi anak jalan... ayo pemko jangan tutup mata melihat masalh seperti ini...

Anonim mengatakan...

^
maksud gw pengemis n anak jalanan
sorry double post